√ 5 Ketentuan Dalam Etika Wirausaha - Toko Pakaian Angga Bekasi √ 5 Ketentuan Dalam Etika Wirausaha - Blog Berbagi Cara dan Tips Wirausaha - Page Not FoundBlog Berbagi Cara dan Tips Wirausaha
Blog Berbagi Cara dan Tips Wirausaha

Blog berbagi informasi tentang cara dan tips wirausaha dengan mudah

5 Ketentuan Dalam Etika Wirausaha

5 ketentuan dalam wirausaha

Etika Wirausaha

      Suatu kegiatan seharusnya dilakukan dengan etika atau norma-norma yang berlaku di masyakarat bisnis. Tentu etika atau norma-norma ini digunakan agar pada pengusaha tidak melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan/disepakati bersama dan usaha yang dijalankan memperoleh simpati dari berbagai pihak. Pada akhirnya, etika tersebut ikut membentuk pengusaha yang bersih dan dapat memajukan serta membesarkan usaha yang telah dijalankan dalam kurun waktu yang relatif lebih lama.
    Dengan melaksanakan etika yang benar, akan menjadi keseimbangan hubungan antara pengusaha dengan masyarakat sekitar, pelanggan, pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Masing-masing pihak akan merasa dihargai dan dihormati. Kemudian ada rasa saling membutuhkan satu sama lain diantara mereka yang pada akhirnya menumbuhkan rasa saling percaya sehingga usaha yang dijalankannya dapat berkembang seiring waktu seperti yang diinginkannya.
    Pengertian etika adalah tata cara berhubungan dengan sesama manusia lainnya. Dengan kata lain tata cara pada masing-masing masyarakat tidaklah sama atau beragam bentuk. Hal ini disebabkan beragamnya budaya kehidupan masyarakat yang berasal dari berbagai desa, kota dan wilayah. Tata cara ini diperlukan dalam berbagai sendi kehidupan manusia agar terbina hubungan yang harmonis, saling menghargai satu sama lainnya.
    Menilik dari sejarahnya kata etika berasal dari bahasa Prancis yaitu (etiquette), yang berarti kartu undangan. Pada saat itu raja-raja Prancis sering mengundang para tamu dengan menggunakan kartu undangan. Dalam kartu undangan tersebut tercantum persyaratan atau ketentuan untuk dapat menghadiri acara, antara lain waktu acara dan pakaian yang harus dikenakan (dress code).




    Dalam arti luas, etika sering disebut sebagai tindakan mengatur tingkah laku atau perilaku manusia dengan masyarakat. Tingkah laku ini perlu diatur agar tidak melanggar norma-norma atau kebiasaan yang berlaku dimasyarakat. Hal ini disebabkan norma-norma atau kebiasaan masyarakat disetiap daerah atau negara berbeda-beda.
    Dalam praktiknya, norma atau kebiasaan ini untuk acara tertentu diberlakukan sama sehingga setiap orang diharuskan mengikuti norma tersebut. Etika bertujuan agar norma-norma yang berlaku dijalankan sehingga setiap undangan merasa dihargai, begitu juga dengan pengundangnya. Dengan ada etika suasana akrab dapat terjalin. Apabila terjadi pelanggaran terhadap etika ini membuat pihak pengundang atau yang diundang akan tersinggung atau merasa tidak dihargai sehingga suasananya menjadi tidak nyaman.
    Oleh karena itu, dalam etika berusaha perlu adanya ketentuan yang mengaturnya. Adapun ketentuan yang diatur dalam etika wirausaha secara umum adalah sebagai berikut:
1. Sikap dan perilaku seorang pengusaha harus mengikuti norma-norma yang berlaku dalam suatu negara atau masyarakat.
2. Penampilan yang ditunjukkan seorang pengusaha harus selalu apik, sopan, rapih, bersih, wangi, terutama dalam menghadapi situasi atau acara-acara tertentu.
3. Cara berpakiaan pengusaha juga harus sopan dan sesuai dengan tempat dan waktu yang berlaku
4. Cara berbicara seorang pengusaha juga mencerminkan usahanya, sopan santun, penuh tata krama, tidak menyinggung atau mencela orang lain.
5. Gerak-gerik seorang pengusaha juga dapat menyenangkan bagi orang lain, hindari gerak-gerik yang dapat mencurigakan.

Oke sekian dari kami terima kasih atas perhatiannya, see you again :)
    

Tags : , , ,