√ 2 Konsep Faktor Lingkungan Bisnis - Toko Pakaian Angga Bekasi √ 2 Konsep Faktor Lingkungan Bisnis - Blog Berbagi Cara dan Tips Wirausaha - Page Not FoundBlog Berbagi Cara dan Tips Wirausaha
Blog Berbagi Cara dan Tips Wirausaha

Blog berbagi informasi tentang cara dan tips wirausaha dengan mudah

2 Konsep Faktor Lingkungan Bisnis

Konsep Lingkungan Bisnis

Dasar Bisnis dan Perencanaan Perusahaan

Sebelum menuju pembahasan mengenai 2 konsep faktor lingkungan bisnis terlebih dahulu kita lebih dekat mengenal dasar bisnis terlebih dahulu mulai dari apa itu bisnis, pengertian bisnis dan tujuan dari suatu bisnis yang nantinya menjadi jembatan dalam mengelola aktivitas bisnisnya yang kita akan bahas di konsep faktor lingkungan bisnis

Seiring dengan berjalannya waktu banyak diantara kaum milenial yang terjun ke dunia bisnis yang sarat dengan persaingan yang ketat, oleh karena itu kamu harus di bekali mengenai dasar bisnis terlebih dahulu supaya menerangi kamu di gelapnya persaingan berbisnis

Apa itu bisnis?
Bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu atau perkumpulan orang yang terorganisasi untuk memproduksi, menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan, keinginan dan permintaan dari masyarakat

Pengertian bisnis yaitu merupakan seluruh kegiatan yang terorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang usaha, bidang perniagaan dan bidang industri yang menyediakan barang atau jasa untuk mempertahankan, memperbaiki standar serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

Seorang individu yang berusaha menggunakan uang dan waktunya mengelola bisnis melalui ketidakpastiaan dengan siap menanggung semua resiko dalam menjalankan kegiatan berbisnis disebut dengan wirausahawan (entrepreneur). Wirausahawan yang berjiwa pemberani di tuntut untuk selalu mengamati kebutuhan pasar dan memanfaatkan sekecil apapun kesempatan yang ada melalui ide dan inovasi yang diimplementasikan. Tak hanya itu untuk menjalankan kegiatan berbisnis seorang entrepreneur harus mampu mengelola dan mengkombinasikan 6 macam sumber daya yang dimiliki suatu perusahaan yaitu 6M dalam wirausaha berserta penjelasan macam-macam sumber daya tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Money
    Money disini adalah uang yang merupakan unsur penting penggerak perekonomian usaha dijalani.

2. Man
    Man adalah manusia sebagai sumber daya yang paling penting dalam mewujudkan tujuan dari suatu perusahaan untuk mendapatkan keuntungan. Bahkan manusia adalah faktor penentu kesuksesan suatu  bisnis.

3. Material
    Material yaitu fisik dari bahan baku yang akan di input dan melalui proses yang menghasilkan output yaitu produk.

4. Machine
    Machine berkaitan dengan teknologi yang digunakan suatu perusahaan untuk menjalankan tugas mengelola material dan alur proses produksi.

5. Market
    Market adalah pasar sebagai tempat untuk memasarkan produk kepada konsumen dan pelanggan serta masyarakat luas.

6. Method
    Method adalah metode yang digunakan oleh perusahaan dalam mengatur kinerja perusahaan agar produksi tepat waktu, efisien dan efektif.

Mengacu pada teori Raymond E Glosh (2001), bahwa perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi yang terorganisir yang memproses perubahan keahlian dalam bidang usaha dan sumber daya ekonomi menjadi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta diharapkan akan memperoleh laba bagi pemiliknya. Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa konsep perusahaan merupakan bagian dari konsep bisnis itu sendiri, namun dalam pembahasan selanjutnya istilah bisnis akan lebih sering dipergunakan dari pada perusahaan.

Melalui kegiatan mengelola bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi sebagai berikut:
1. Kebutuhan (needs)
2. Keinginan (desire)
3. Permintaan (request)
4. Kepuasan konsumen (customer satisaction)
5. Keuntungan (profit)
6. Perkembangan perusahaan (development of the company)
7. Prospek (prospect)

Laba

Perusahaan memiliki tujuan bisnis yang ingin dicapai harus memanfaatkan sekecil apapun kesempatan yang ada dan mencari peluang untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, permintaan dari konsumen dengan berfokus kepada menghasilkan produksi massal, distribusi massal, promosi massal untuk produk yang sama kepada seluruh konsumen dan pelanggan

Fungsi dari dasar bisnis antara lain meliputi:
1. Mencari dan menemukan sumber bahan baku (acquiring of raw material)

2. Mengolah bahan baku melalui alur proses produksi menjadi produk jadi (manufacturing of raw material)

3. Menyalurkan atau memasarkan produk jadi kepada konsumen (distributing product to customer)

Sampai kita kepada tujuan dari suatu bisnis
Apa yang menjadi tujuan bisnis?, Bisnis didirikan untuk melayani kebutuhan, keinginan, permintaan konsumen dan pelanggan oleh pemilik bisnis yang mencoba untuk memperoleh laba dari bisnis yang dijalankannya.

Konsep lingkungan bisnis merupakan perkumpulan faktor-faktor tertentu yang akan mempengaruhi arah dari kebijakan perusahaan dalam mengelola aktifitas bisnisnya. Konsep lingkungan bisnis di bagi menjadi 2 faktor yaitu meliputi:
1. Lingkungan bisnis eksternal yang dibagi menjadi beberapa lingkungan jauh (makro) yaitu: lingkungan politik, lingkungan ekonomi, lingkungan sosial budaya, lingkungan teknologi dan lingkungan industri

2. Lingkungan bisnis internal yaitu meliputi berbagai macam aspek dan kebijakan-kebijakan internal di dalam lingkungan perusahaan

Lingkungan Jauh (makro)

1. Lingkungan jauh (makro) terdiri dari beberapa faktor yang pada dasarnya berapa jauh dari di luar kendali perusahaan dan bersifat (uncontrollable)

2. Faktor makro yang biasanya menjadi titik perhatian perusahaan antara lain: faktor politik, faktor hukum, faktor ekonomi (kebijakan fiskal dan moneter, faktor sosial budaya dan faktor teknologi

3. Lingkungan makro ini selain memberikan kesempatan yang terbuka dan prospek bagi perusahaan untuk maju dan mengembangkan bisnisnya, sekaligus juga dapat menjadi hambatan serta ancaman yang menjadi bumerang yang mempengaruhi kelangsungan hidup bisnis suatu perusahaan.

Faktor politik (lingkungan makro)

Faktor politik makro antara lain meliputi:
1. Stabilitas nasional: hankamnas (pertahanan dan keamanan nasional)
2. Jaminan keamanan 
3. Pemerintahan
4. Good Corporate Governance
5. Kepastian hukum dan undang-undang, HAM dan dll

Faktor ekonomi (lingkungan makro)

1. Kondisi perekonomian disuatu negara atau daerah secara langsung dapat mempengaruhi iklim bisnis dari perusahaan. Semakin buruk kondisi ekonomi, maka akan berdampak buruk pula iklim bisnisnya. Adapun beberapa faktor penting terkait dengan kondisi ekonomi disuatu negara atau daerah antara lain
    a. GDP yaitu mengacu pada jumlah barang atau jasa yang dihasilkan dari unit-unit bagian kerja di suatu negara dalam satu tahun. Pendapatan perkapita adalah ukuran uang yang diperoleh per orang di suatu negara atau daerah

    b. Tingkat inflasi

    c. Suku bunga

    d. Ketersediaan energi, sarana dan prasaran lainnya

    e. Sumber Daya Manusia

Faktor sosial (lingkungan makro)

Kondisi sosial masyarakat memang bersifat dinamis (terus mengalami perubahan) dan selalu berubah dari masa ke masa. Oleh karena itu perusahaan senantiasa dituntut untuk mampu mengantisipasi perubahan kultur sosial masyarakat. Kondisi sosial ini meliputi aspek-aspek sebagai berikut:
    a. Sikap
    b. Gaya hidup
    c. Adat istiadat
    d. Kultural
    e. Ekologis
    f. Demografis
    g. Religius
    h. Pendidikan maupun etnis tertentu
Perubahan kondisi sosial biasanya terkait dengan perubahan sikap dan gaya hidup (life style) akibat peningkatan income, pengaruh luar, perubahan strata sosial maupun akses dari perkembangan teknologi

Faktor teknologi (lingkungan makro)

Setiap perusahaan yang ingin tetap terkenal, eksis dan berkembang bisnisnya, maka harus mengikuti trend perkembangan zaman yang begitu pesat di sektor teknologi, sehingga produk dan jasa yang dihasilkan dapat selalu up to date sesuai dengan keinginan konsumen dan pelanggan. Sehingga perusahaan dituntut responsive, aktif, kreatif dan inovatif terhadap setiap perkembangan inovasi teknologi terbaru. 

Lingkungan ekonomi
Secara langsung perusahaan memantau lingkungan ekonomi guna mengetahui pengaruh perubahan ekonomi terhadap permintaan akan produknya. 

Lingkungan global
Sebagaimana dijelaskan pada lingkungan ekonomi perusahaan juga memantau lingkungan global guna mengetahui pengaruh ekonomi global terhadap permintaan produknya.

Lingkungan industri
Lingkungan industri lebih mengarah kepada persaingan antara suatu perusahaan penghasil produk yang sejenis dalam area wilayah tertentu, Misalnya lingkungan industri otomotif untuk produsen motor di Negara Indonesia adalah: Yamaha, Honda, Suzuki, Kawazaki dan lain-lain

Di dalam lingkungan industri terdapat 6 variabel-variabel yang berpengaruh terhadap strategi bersaing yaitu sebagai berikut:
1. Hambatan memasuki pasar (barrier to entry)
2. Kekuatan tawar pembeli (bargaining power)
3. Kekuatan tawar pemasok (bargaining power)
4. Ketersediaan produk substitusi
5. Persaingan antara sesama perusahaan dalam industri
6. Pengaruh kekuatan stakeholder

Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu dalam mengenal bisnis dan faktor-faktor pendukung berjalannya suatu bisnis. Sampai jumpa di artikel berikutnya.
Tags : , ,